Mari Segerakan Wakaf Untuk Pencetakan Dinar Dan Dirham Nabawi

Bismillhairrahmanirrahim. Bersama ini kami memberikan kabar baik untuk semua muslim bahwa Islamic Mint Nusantara telah siap untuk mencetak beberapa pecahan baru yang akan berguna bagi muamalah Islam secara luas. Islamic Mint Nusantara memutuskan untuk mengeluarkan tiga pecahan baru yang dapat berguna untuk keperluan mahar, tabungan, hadiah dan melindungi harta anda dari gerusan inflasi. Pecahan ini dapat juga berfungsi sebagai koin barter bebas sukarela dalam masyarakat muslim dimanapun di Indonesia, Brunei, Singapore dan Malaysia serta seluruh dunia.

Continue reading “Mari Segerakan Wakaf Untuk Pencetakan Dinar Dan Dirham Nabawi”

Advertisements

Mengembalikan Peran Wakaf Dalam Masyarakat

Restorasi zakat, terutama di negeri non-Muslim, merupakan langkah awal penting untuk mengendurkan jeratan negeri kafir atas warga negaranya. Dengan membangun kembali kepemimpinan lokal Islam yang sebenarnya, yang untuk pertama kalinya memberi kaum Muslim identitas politik mandiri dari struktur negara tempat mereka tinggal, dan memperkenalkan kembali koin dinar dan dirham yang akan membuka pintu kemandirian ekonomi dari sistem finansial ribawi dunia. Kaum Muslim akan mendapatkan ruang gerak hingga mampu menggunakan kekuatan mereka dan sepenuhnya menerapkan Deen Allah sekali lagi hingga keseimbangan dan keadilan bagi umat manusia dapat ditegakkan kembali.

Namun negara modern mengikat warganya tidak sekedar melalui kendali politik. Pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial menjadi tali pusat yang mengikat tiap individu warga kepada negara, dan dalam banyak kasus menimbulkan sepenuhnya ketergantungan terhadapnya, hingga kemandirian sejati seorang Muslim, yang merupakan kondisi dasar penegakan Islam, menjadi mustahil. Anda mendapatkan suatu paradoks ketika para aktivis Islam menadahkan tangannya untuk mendapatkan tunjangan, bergantung pada santunan dari negara, yang secara teoritis justru harus ia runtuhkan. Continue reading “Mengembalikan Peran Wakaf Dalam Masyarakat”