Islam Hari Ini

Allahuma salli’ala Sayyidina Muhammadin’abdika wa rasulika n-nabiyyi l-’ummiyi wa-‘ala ‘alihi wa-sahbihi wa-sallim

Islam hari ini sebuah perjalanan kita semua yang di dedikasikan untuk seluruh muslim di Indonesia, umum dan dunia tanpa memandang kelompok ataupun aliran politik, suku ras dan agama. Website ini ditujukan bagi semua insan yang ingin mencari jawaban atas apa yang terjadi hari ini. Mudah-mudahan berbagai tulisan,artikel, berita, info dan petunjuk umum ini dapat bermanfaat untuk muslim dan umum di manapun berada (2000)

Website ini  merupakan bagian kegiatan dawah nyata yang dikerjakan secara bersama dalam semangat persaudaraan dan cinta kepada Allah dan rasul-Nya oleh komunitas muslim di Nusantara yang terdiri dari muslim, pengguna dinar-dirham, pedagang, pekerja mandiri, pegawai swasta, pegawai negeri, habaib, tarekat-tarekat, paguyuban pedagang, toko dan jasa, supplier dan lain- lain untuk mengembalikan mu’amalat islam dan aplikasi hukum islam dalam apa-apa yang kita mampu, dimana bertemu dan bergabungnya kegiatan yang sudah di mulai dari tahun 2000 di Ribat Rasulullah (Jakarta).

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam! Tentunya kami tidak lupa mengucapkan terimakasih dan hormat kami kepada Tuan Guru kami Sayyidi Shaykh yang telah membukakan hati dan memberikan bimbingan kepada kami untuk berbagai hal seperti dinar-dirham, pasar islam, zakat, amal madinah, muamalat, kesultanan, kekhalifahan, adab, dzikirullah dan juga pemahaman apa itu pengertian riba yang berhubungan dengan bank, bank shariah, uang kertas, demokrasi, kapitalisme dan dalam perspektif ISLAM HARI INI. Beliau tidak perlu menyebut dirinya, tapi Allah memperkenalkannya dengan cara yang unik dan tidak bisa dikatakan, Waliyya Mursyida! Allah Allah Allah

Kami juga mengucapkan terimakasih kepada tiga muslim yang juga merupakan muqaddim Sayyidi Shaykh, yang pada tahun 2000 telah memulai mencetak dan mengedarkan Dinar Dirham Islam di Indonesia, mereka bertiga juga memperkenalkan juga amirat, pasar islam, amal madinah, ribat, tarekat, baitul-mal, paguyuban dan pencetakan mandiri pertama di dunia.

Kami saat ini mengadakan pertemuan dan kajian rutin di Ribat Rasulullah untuk menghidupkan kembali berbagai ilmu islam, fikih, dzikirullah dan wird, shalawat, diwan, dan kegiatan lainnya yang terselenggara di Jakarta, Jogjakarta, Bandung, Surabaya, Kuala Lumpur ataupun dikota-kota lainnya.