Pasar Halal Yogyakarta

Keraton_Yogyakarta

Sungguh menarik sebuah gerakan pasar muncul di Yogyakarta yang segera dimulai dalam waktu dekat ini, mereka menyadari bahwa pasar adalah jantung kehidupan sebuah kota yang dapat diakses produsen dan pedagang. Tentu pasar yang dimaksud ini berbeda dan bukan maal, supermarket atau mini market yang merupkan sebuah jaringan kapitalis monopolistik yang hanya dimiliki satu orang atau segelintir orang. Silahkan dukung gerakan Pasar Halal Yogyakarta

Advertisements

Euforia Emas Di Festival Hari Pasar

DIREKTUR_WAKALA_DUSTA_BISNIS_KOIN

Pasar tidak dimiliki oleh siapapun, karena pasar bukan festival acara kelompok tertentu, namun setiap orang yang datang berhak menggunakan tempat dan berjual beli. Dalam hal ini pasar serupa dengan masjid. Tak seorangpun bisa dicegah dari memasuki pasar, seperti halnya tak seorang Muslimpun bisa dicegah dari memasuki masjid. Dinar dan dirham murni mana saja dapat digunakan di pasar. Anda bisa juga melakukan barter di pasar bebas jika anda mau, selama pembeli dan penjual setuju dengan bentuk tukarannya. ‪#‎DinarDirham‬ ‪#‎IslamHapusRiba‬

Model Kepemimpinan Dalam Masyarakat Minangkabau

70.-Missigit-te-Padang-Loear.-Sumatra-1911

Di bawah ini adalah sebuah penjelasan model kepemimpinan dalam suatu masyarakat di Minangkabau, Sumatera Barat, yang masih dipraktekan sampai hari ini. Kepemimpinan yang mengutamakan kebajikan dan kebijaksanaan ini bersumber kepada kitabullah dan sunnah, tanpa mempertentangkan adat dan agama tapi menyatukannya dalam bentuk kepimpinan yang telah mengakar pada kondisi masyarakat Nusantara, jadi bukan dipaksakan dari budaya Spanyol ataupun Arab dan juga bukan kepemimpinan model demokrasi yang tidak lain adalah pintu belakang dari kapitalisme global (jaringan lintah darat perbankan), dimana praktek riba dihalalkan atas nama ‘suara rakyat’.

Bagi masyarakat Minang dalam melaksanakan “Adaik Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah disimpulkan lagi dengan Kalimat “Syara’ mangato Adaik mamakai” yang artinya Islam mengajarkan, memerintahkan menganjurkan sedangkan Adat melaksanakannya, dalam arti yang sesungguhnya bahwa Islam di Minangkabau diamalkan dengan gaya adat Minang dan serta jelas adat Minang dilaksanakan menurut ajaran Islam dengan landasan dan acuan dari Alquran dan Sunnah Nabi Muhammad shallallahu alaihi wassalam yang intinya bahwa “Adat Minangkabau Itu Adalah Agama IslamContinue reading Model Kepemimpinan Dalam Masyarakat Minangkabau

Sanggahan Terhadap ‘Kehalalan’ Uang Kertas

Bankers-Are-Animal-Too

Bismillahirrahmanirrahim. Dalam sebuah sikap untuk mengembalikan dinar dan dirham sebagaimana mestinya saya bersama semua pihak mempunyai tujuan yang sama untuk mentaati Allah dan Rasul.

Tulisan ini adalah sebagai tambahan sanggahan bagi mereka yang mempertahankan ‘kehalalan’ uang kertas atau mengatakan dinar dan dirham akan gagal, dan sekaligus menjawab tulisan di website Pengusaha Muslim yang berjudul Hukum Uang Kertas Menurut Islam, detail lihat link ini, yang mereka jadikan dalih berdasarkan keputusan ke-enam al-Majma’ al-Fiqhi al-Islami pada daurahnya yang kelima di kota Makkah Al Mukarramah dari tanggal 8 sampai 16 Rabi’ul awal 1402 H. (Fatwa yang serupa juga dikeluarkan dalam majalah “al-Buhuts al-Islamiyah” Saudi Arabia thn 1395 H. Dan juga bisa dirujuk dalam kitab “al-Mabadi’ al-Iqtishodiyyah fil Islam”) Continue reading Sanggahan Terhadap ‘Kehalalan’ Uang Kertas

Dampak Riba Terhadap Ekonomi Dan Keruntuhan Uang Fiat

Dokumenter video di atas adalah sebuah penjelasan tentang sistem riba, bank, fiat money dan uang kertas yang perlu di pahami orang Islam hari ini dan umum, kenapa praktek riba dilarang keras dalam Islam dan semua agama? kita harus hari ini meninggalkan sistem riba dan uang kertas yang akan segera runtuh setiap saat, yang terus merampok dan memiskin kita semua. Dan dari sini kita memahami bahwa Islam sudah mempunyai jalan keluar untuk hal tersebut.

Bunga merupakan ciri utama dari sistem keuangan global sekarang, kapitalisme atau neoliberalisme (bank, bunga dan fiat money). Saat ini, bunga memainkan peranan yang sangat mencolok dalam setiap masyarakat, termasuk orang-orang yang mengakui tiga ajaran Nabi Ibrahim, yaitu Yahudi, Kristen, dan Islam, yang semuanya melarang keras keberadaan bunga dalam ajarannya yang asli, dan dalam Islam dipertegas riba adalah termasuk tujuh dosa besar. Islam merupakan benteng terakhir, menentang sistem keuangan riba yang berbasis bunga untuk beberapa abad lamanya sampai runtuhnya kekhalifahan Turki Usmani pada 1924, yang berdampak pada masuknya bunga dengan mudah ke dalam dunia Muslim. Silahkan lanjutkan disini