IMN Mencetak Dinar Dan Dirham

5 thoughts on “IMN Mencetak Dinar Dan Dirham”

  1. Ini sangan menarik, boleh tanya bagaiman kita bisa menggunakan koin dinar ini untuk bertransaksi. Apakah ada toko/intitusi/pasar khusus untuk melakukan transaksi ini. Barang-barang apa saja yang dijual disana?

    Selanjutnya, apakah Bank Muamalat Indonesia sudah membuka transaksi dalam dinnar?

  2. Dibandung sudah dimulai dengan pasar terbuka kamis-jumat di Masjid Salman ITB dengan koordinator bapak Thorik dan dibantu juga oleh Islamic Mint Nusantara sebagai penyedia dinar dan dirhamnya (pasar terbuka ini diadakan minggu ke dua dan minggu ke empat setiap bulannya)

    Bank Muamalat kurang tahu ya sekarang terakhir sih baru wacana di mereka 🙂

  3. boleh tahu, adakah perbedaan penyelnggaraan dinar/dirham yg dikelola IMN dan Wakala induk nusantara (WIN), kalau tdk salah dulu sama pengelolanya..mohon maaf. saya masih bingung utk menukarkan/beni dinar/dirhan apakah di IMN ato WIN

  4. @Nest. Koin IMN dikerjakan oleh Pencetakan Mandiri Pertama yang berbasis wakaf sehingga ongkos produksi bisa ditekan dan tentunya dengan kualitas yang baik , saat ini harga koin dinar-dirham IMN adalah yang paling adil dan jauh dari manipulasi spread ataupun ongkos cetak ataupun alasan yg mengada-ngada. Untuk update harga harian bapak bisa lihat di http://www.dinarfirst.org. Jaringan kiosk Dinarfirst mempunyai spread buyback yang relatif stabil yaitu kisaran 3 persen utk semua koin dinar dirham.

    Setahu kami WIN memotong hingga 6-10 persen utk spread buy-back koin dinar dengan alasan koin IMN adalah di luar mereka ataupun alasan lain yang tidak masuk akal, kami dengar mereka mengenakan potong besar adalah untuk ongkos lebur (setahu kami mereka tidak mempunyai peleburan sendiri dan belum mempunyai minting sendiri), alasan yang WIN ini jelas merugikan masyarakat muslim pengguna dinar-dirham. kami sarankan masyarakat menggunakan dinar dirham dari IMN yang mempunyai harga terendah saat ini dan kualitas cetak yang baik.

    Pandangan kami adalah jika mereka (win) menerima koin IMN di jaringan wakala mereka maka usaha atau bisnis wakala mereka bisa kehilangan keuntungan alias rugi, karena itu salah satu caranya mereka adalah tidak memperbolehkan wakala mereka mengambil dinar-dirham IMN yang harganya jauh lebih. Jadi kalau masyarakat mendapat informasi yang lengkap tentunya mereka memilih dinar dirham yang dengan harga terendah. Jadi silahkan bapak nilai sendiri 🙂

    Demikian pemberitahuan kami

  5. Apakah koin dinar dirham yg telah diterbitkan IMN juga sudah mendapat sertifikasi Laboratorium Penguji yang dikeluarkan oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) seperti dinar dan dirham yg di cetak oleh logam mulia antam demi terjaminnya keakuratan kadar emas dan peraknya?

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s