Islamic Mint Nusantara Minting The Gold Dinar For Indonesia

*hallmark. tanda cetakan untuk koin dinar emas (IMN)  adalah tulisan huruf besar IMN pada bagian belakang koin (lihat photo di atas)

Assalamualaikum pertama kami mengucapkan syukur alhamdulillah kepada Allah subhanahu wa ta ala dan salam serta Shalawat untuk baginda Rasulullah salallahu alaihi wassalam. Kami dengan segala kerendahan hati menyampaikan berita gembira bagi semua muslim dimanapun berada, sahabat, teman, tetangga, para pedagang, wakala dan gerai bahwa  dengan ini PT IMN sebagai Pelopor Pencetakan Mandiri Pertama or the first sovereign mint in nusanatara ( Est. 2000) koin dinar-dirham  yang telah mulai melakukan pencetakan Dinar-emas pertama secara mandiri dimana telah di selesaikan prosesnya pada hari ini 17 AGUSTUS 2009! alhamdulillah wasyukurilillah. Hasbunallah wanimal wakil nimal mawla wanimal nasir

Bagi muslimin dimanapun berada, perusahaan, pedagang, koperasi, travel agent, rumah makan, ibu rumah tangga, toko-toko, warnet, pondok pesantren, jamaah muslim, ukm, koperasi, kioSk dinarfirst, gerai, wakala, grosir, rumah sakit islam, petani dan lain lain yang ingin memiliki koin dinar emas islam dari Pelopor Pencetakan Mandiri Pertama IMN (1999) bisa segera mulai memesan koin dinar-emas yang bisa disimpan untuk tabungan, mahar dan yang lebih penting untuk alat pembayaran zakat mal.

Sekilas PT Islam Mint Nusantara (IMN), IMN  di mulai pertamakalinya di Bandung tahun 2000 dan langsung mengerjakan pencetakan dinar-dirham yang pada saat itu dikerjakan melalui pihak kedua. Dengan terus berjalannya waktu maka terjadi perubahan-perubahan dimana pada tahun 2007 IMN dilanjutkan di Jakarta di bawah otoritas seorang amir yang telah memulai usaha-usaha kepada pencetakan dinar-dirham mandiri yang cikal bakalnya dimulai pada tahun 2005.  Alhamdulillah! Hari ini kami sudah mulai mencetak koin Dirham Perak Islam (2009) dan juga sudah mencetak kembali koin Dinar Emas Islam.

Untuk pemesanan dinar dari pencetakan mandiri pertama IMN silahkan kontak ke Dinarfirst Nusantara di nomor 087719971991  atau email ke contact@dinarfirst.org, Untuk melihat harga tukar harian (exchange rate) silahkan lihat http://www.dinarfirst.org. Bismillah

Published by

Ali

All you need is love

13 thoughts on “Islamic Mint Nusantara Minting The Gold Dinar For Indonesia”

  1. ass.
    saya tertarik untuk koleksi dinar-dirham. kalau boleh tahu berapa harga setiap jenisnya? dan bagaimana cara mendapatkannya.
    terimakasih atas jawabannya.
    wass

  2. Untuk penggunaan langsung sudah mulai bisa digunakan seperti di komunitas salman ITB dibawah pimpinan pak Thorik yang aktif mengadakan kegiatan pasar islam 2 kali sebulah setiap minggu ke 2 dan ke 4 kamis dan jumat, pecahan 1 dirham akan lebih banyak berperan, silahkan ikuti juga perkembangannya di http://www.dinarfirst.org atau facebook.com/dinardirham

  3. AssWw, tampaknya yg kurang dari penerapan nuqud ini adalah penggunaanya sbgai alat tukar langsung. Kayaknya perlu daftar informasi tentang unit2 bisnis yg mau menerima nuqud sebagai alat pembayaran. Semakin banyak unit bisnis menggunakan nuqud, semakin terasa makna nuqud sebagai alat tukar. Untuk transaksi kecil setiap hari tampaknya dirham , pecahan dua dirham dan khamsa akan lebih banyak berperan. Trims

  4. Alhamdulillah, perkembangan nuqud sangat mengesankan, sayangnya di pusat ‘lahirnya’ dinar dirham sendiri yakni alharamain , hejaz atau Makkah Madinah masyarakat disana merasa asing dg warisan nya sendiri. Agaknya tantangan tersendiri untuk membangkitkan fikiran saudara2 kita di alharamain utk kembali ke nuqud. Kiranya Allah subhanahu wa ta’ala memperkenankannya. Syukron – 081254542373

  5. saya baru mulai berkenalan dg dinar dirham…22 okt lalu dinar 1379000..saat ini 1351000,demikian juga dg dirham tgl 22 okt 34800,saat ini 34100..skrang tgl 26 okt …berarti bisa naik bisa turun ya pak?

    1. Betul yang bapak bilang, jadi harga nominal kertasnya yang naik-turun, kalau dinar-dirhamnya tetap saja secara berat dan kadar, tidak berubah, yang menjadi masalah karena emas tidak diukurkan kepada komoditas atau barang nyata, tapi diukurkan kenilai nominal kertas yang sebetulnya khayal saja.

      cara berpikir dan perilaku ini yang harus segera ditinggalkan, kita harus sadar uang kertas itu tidak bernilai selain nilai secarik kertas.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s