Islamic Mint Nusantara Minting The Gold Dinar For Indonesia

13 thoughts on “Islamic Mint Nusantara Minting The Gold Dinar For Indonesia”

  1. ass.
    saya tertarik untuk koleksi dinar-dirham. kalau boleh tahu berapa harga setiap jenisnya? dan bagaimana cara mendapatkannya.
    terimakasih atas jawabannya.
    wass

  2. Untuk penggunaan langsung sudah mulai bisa digunakan seperti di komunitas salman ITB dibawah pimpinan pak Thorik yang aktif mengadakan kegiatan pasar islam 2 kali sebulah setiap minggu ke 2 dan ke 4 kamis dan jumat, pecahan 1 dirham akan lebih banyak berperan, silahkan ikuti juga perkembangannya di http://www.dinarfirst.org atau facebook.com/dinardirham

  3. AssWw, tampaknya yg kurang dari penerapan nuqud ini adalah penggunaanya sbgai alat tukar langsung. Kayaknya perlu daftar informasi tentang unit2 bisnis yg mau menerima nuqud sebagai alat pembayaran. Semakin banyak unit bisnis menggunakan nuqud, semakin terasa makna nuqud sebagai alat tukar. Untuk transaksi kecil setiap hari tampaknya dirham , pecahan dua dirham dan khamsa akan lebih banyak berperan. Trims

  4. Alhamdulillah, perkembangan nuqud sangat mengesankan, sayangnya di pusat ‘lahirnya’ dinar dirham sendiri yakni alharamain , hejaz atau Makkah Madinah masyarakat disana merasa asing dg warisan nya sendiri. Agaknya tantangan tersendiri untuk membangkitkan fikiran saudara2 kita di alharamain utk kembali ke nuqud. Kiranya Allah subhanahu wa ta’ala memperkenankannya. Syukron – 081254542373

  5. saya baru mulai berkenalan dg dinar dirham…22 okt lalu dinar 1379000..saat ini 1351000,demikian juga dg dirham tgl 22 okt 34800,saat ini 34100..skrang tgl 26 okt …berarti bisa naik bisa turun ya pak?

    1. Betul yang bapak bilang, jadi harga nominal kertasnya yang naik-turun, kalau dinar-dirhamnya tetap saja secara berat dan kadar, tidak berubah, yang menjadi masalah karena emas tidak diukurkan kepada komoditas atau barang nyata, tapi diukurkan kenilai nominal kertas yang sebetulnya khayal saja.

      cara berpikir dan perilaku ini yang harus segera ditinggalkan, kita harus sadar uang kertas itu tidak bernilai selain nilai secarik kertas.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s