BERSATULAH MUSLIM! KEMANA HABIB YANG LAINNYA…
FPI MUNGKIN SALAH! TAPI LEBIH SALAH ORANG-ORANG YANG MENGETAHUI KEMAKSIATAN TAPI HANYA DIAM SAJA DAN TERUS BERMAIN POLITIK DAGELAN YAITU DEMOKRASI. TINGGALKAN CARA HIDUP DEMOKRASI-KAPITALISME
walaupun FPI dibubarkan tetap saja kebencian (benci karena yang Allah benci, suka karena yang Allah suka) terhadap kemaksiatan (korupsi, prostitusi, premanisme, melecehkan islam dan lainnya) dan pembelokan islam (ahmadiyah, al-qiyadah, islam liberal dan lainnya) akan tetap berlangsung, maka bukan hanya FPI yang akan muncul tapi seluruh umat islam harusnya berdiri dan membela dien Islam dalam urusan mentaati Allah dan mengikuti Rasulullah…ya habibullah, karena semua semangat menegakkan yang benar ini ada dalam setiap pecinta Allah dan rasulNya yang mengikuti Alquran dan Sunnah.
Kalau ada yang ngaku Habib tapi diam saja terhadap kemaksiatan, tidak perlu ngaku habib dan dan ngga perlu pakai nama habib di depannya (habib artinya kekasih, maksudnya kekasih Allah) kemana habib-habib yang lain? kemana orang islam yang lain? ya itulah karena orang islam telah dipecah lewat organisasi, partai-partai dan paham-paham sempit golongan dan sementara umat muslim kebingungan menghadapi hutang-hutang riba rentenir perbank-kan yang mendasari kehidupan muslim hari ini. inilah demokrasi dan reformasi. sementara perbankan terus mengambli alih aset orang muslim. dan kalian muslim terus disibukkan dengan amal riba dan terus bertengkar untuk urusan yang tidak penting.
Musuh orang islam adalah para pemakan riba dan anteknya yang berlindung dibalik esoterik demokrasi, reformasi, esoterik pluralisme, persamaan, liberalisme.
islam harii ini, secara jelas terlihat bahwa hari ini TIDAK ADA PEMERINTAHAN, yang adalah semua orang menjadi pelayan sistem riba-perbankan, inilah sistem yang penuh kerakusan-kemunafikan dan kerja setan, dengan demokrasi dan reformasi sebagai alasan yang tidak pernah dipertanyakan!
TINGGALKAN DEMOKRASI! PERANGI RIBA DAN ANTEKNYA! RIBA MEMBUAT SELURUH MUSLIM DI NUSANTARA MISKIN DAN HILANGNYA ASET-ASET MUSLIM YANG DIGANTI HANYA DENGAN SELEMBAR KERTAS YANG TIDAK BERHARGA DAN HUTANG-HUTANG DAN BUNGA YANG TIDAK TERBAYARKAN KEPADA LEMABAGA RENTENIR INTERNASIONAL DAN LEMBAGA RENTENIR LOKAL!
TINGGALKAN SISTEM RIBA, TINGGALKAN HAL INI YANG SANGAT DIBENCI OLEH ALLAH. SEKALI LAGI: DEMOKRASI, PLURALISME DAN LIBERALIME ADALAH UNTUK ORANG IDIOT!
June 9, 2008 at 8:20 am
jangan lepaskan siapapun yang melakukan kekerasan!!
June 9, 2008 at 8:26 am
ya bank-bank melakukan kekerasan lewat penggunaan bunga secara luas dipersada muslim, demkrasi dan humanisme adalah sistem totaliter pelayan atau kacung perbankan. kasihannya tidak ada di negri ini yang bisa melihat kaitannya..FISCAL STATE!
June 18, 2008 at 1:40 am
Sedih bin cilaka. Pada akhirnya kita mengetahui dan menyadari bahwa yhang selama ini kita kira sebagai alat tukar yang sah dan kita kejar-kejar siang dan malam ( banting tulang), ternyata cuma setumpuk bon hutang yang dicetak dengan disain yang bagi kita mungkin tampak menarik karena ada tulisan angkanya.
Allaahumaa anta Robbii, laa Ilaaha illaa Anta kholaqtanii.. wa ana ‘abduka wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mas tatho’tu a’udzubika min sharri maa shona’tu…abu u laka bi ni’matika ‘alayya wa abuu u laka bi dzan bii..faghfirlii…faghfirlii…faghfirlii.. fa innahu laa yaghfiru dzububa illa ANTA (ALLAH SWT).
Belum terlambat untuk kembali ke jalan ALLAH, diinul Islam.
nuhun ah, Kang Abbas…