SEPAK BOLA KEAGAMAAN!
Shayk Dr. Abdalqadir menyampaikan: ‘dont treat your dien like football club‘. inilah yang terjadi hari ini.
kita lihat yang katanya tokoh FPI dan PKB saling bersahutan melalui media bak pelatih kesebelasan sepak bola, yo opo to dagelan! katanya para kader PKB-jawatimur (mungkin lebih tepat disebut keder) mau serang FPI. ngapain ya? kalo dah banyak terus merasa jago, merasa kuat, ya inilah sepak bola keagamaan! (masya Allah lahawla wala quwatta ila billah). saya jadi ingat perkataan Rasulullah (tepatnya silahkan lihat kitab hadist), disuatu masa umat islam akan banyak, tapi seperti buih ditepi pantai. sekedar mengingatkan! apa itu NU, apa itu PKB, apa itu FPI atau ormas-ormas islam lainnya, Allah ngga akan melihat itu, Allah bukan melihat banyaknya, Allah nggak akan nanya: sampeyan dari organisasi mana? ngga..ngga akan dilihat deh.
ya inilah orang-orang keblinger pengusung demokrasi, pluralisme, persamaan, lintas agama what ever. mau unjuk ‘kekuatan’ untuk urusan yang ngga pernting sama sekali, andaikan mereka bisa melihat! yang perlu dibubarkan itu adalah lembaga perbankan yang terus melaksanakan perampokan lewat hutang berbunga (riba) dan penggunaan uang kertas yang tidak berharga yang menyusahkan banyak orang. yang perlu diawasi dan adalah orang-orang kafir dan munafik yang bergerak bebas di negeri muslim ini. ILUSI DEMOKRASI!
yang harusnya dituntut adalah soal BBM yang jadi teralihkan gara urusan aliran ahmadiah, yang perlu kita tuntut adalah sumber dan hasil alam muslim ini ‘diambil alih’ oleh korporasi internasional dan kapitalis lokal , dan ini kok ngga diributkan, yang perlu dituntut adalah perbankan dan kapitalisme global yang telah memasukan riba dalam kehidupan muslim di nusantara lewat omongkosong demokrasi dan reformasi dan bank-bank telah mengambil alih harta orang muslim hanya dengan memakai kertas-kertas tak berharga, sekali lagi sampeyan itu ngapain pada ribut! ya kok saling berkelahi untuk urusan yang ngga penting, yaitu berkelahi untuk aliran sesat macam ahmadiyah! ahmadiyah yang harus dibubarkan dan kalau perlu diusir saja dari persada muslim! apalagi sampai memancing keributan antara sesama muslim. kalau orang ahmadiah mau mematuhi hukum-hukum islam mereka adalah aman!
sekali lagi tinggalkan demokrasi, kembali segera ke sumber utama muslim, amal alhlul madinah, jangan bercerai berai karena selain Allah. taatilah *ulil amri di antaramu. (ulama adalah bentuk jamak dari ilm, pengertian orang berilmu adalah orang yang mengenal Allah dengan sesungguhnya (shariat-hakikat-marifat), sedangkan amri itu adalah umara atau amir, amir adalah pemimpin yang bertujuan menjaga perintah Allah tetap berlaku dan mengikuti sunnah Rasul, itulah pemimpin sejati, mereka tidak memihak siapapun kecuali untuk menyenangkan Allah dan rasulNya)
SEDIKIT ORANG MUSLIM DI NEGERI INI YANG DAPAT MENGERTI BAHWA DEMOKRASI ADALAH KACUNG PERBANKAN, DEMOKRASI ADALAH SEBUAH PERMAINAN, DEMOKRASI MEMASTIKAN RIBA AKAN TERUS BERJALAN DAN RIBA INILAH YANG MERUSAK LAHIR DAN BATIN MUSLIM DI NUSANTARA.
hanya orang-orang yang diberi furqan dapat meilhat apa ini semua dan jalan keluarnya.
June 5, 2008 at 7:55 pm
Terimakasih informasinya.
FPI adalah organisasi yang menaungi saudara-saudara kita yang sedang berjuang menegakkan nilai-nilai Islam.
Bila pimpinan dan anggotanya melakukan kesalahan saat berjuang, maka tugas kita adalah mengingatkan mereka.
Tetapi bila ada yang ingin membubarkan organisasi mereka, maka tugas kita adalah mempertahankan organisasi mereka.
Pertahankan FPI, bubarkan Ahmadiyah.
Untuk share silahkan klik http://sosiologidakwah.blogspot.com