SKEMA PERAMPOKAN BANKIR TERHADAP WILAYAH MUSLIM
PENGUASAAN KEKAYAAN OLEH PARA BANKIR DAN TRANSFORMASI SOSIAL MENUJU PERBUDAKAN
mekanisme transformasi sosial ini terjadi melalui –perampokan– terselubung oleh para bankir (rentenir atau lintah darat) dengan instrumenya uang kertas dan perbankan. Bahkan kota-kota itu sendiri, bukan cuma layanan di dalamnya, kini dikuasai oleh para bankir (rentenir atau lintah darat). Lihat aja BSD City, Karawaci City, Delta Mas City, dst. Maka, para bupati dan walikota pun, tidak relevan lagi, para banker lah pengatur dan penguasa kota-kota yang sesungguhnya. (zaim saidi)
bagannya adalah seperti ini
yang mengerti apa yang kami bicarakan disini adalah hanya orang-orang yang mau menggunakan hatinya dan takut kepada Allah. tidakkah kalian melihat kegilaan sihir uang kertas, kenapa harga telor naik, harga bbm mau naik lagi dan mau disesuaikan dengan luar negeri katanya, ini adalah akibat penggunaan uang kertas dan hutang-hutang beriba (ya memang para ekonom belajar kepada tuan-tuan kafir jadi aja ikut tolol), dimana pemerintah tanda kutip ini masih menjalankan kehidupan ini dengan cara kerja perbankan, bunga bank dimana-mana, kredit berbunga dimana-mana, mau makan aja dipancing dengan kartu kredit, PERHATIKAN di manapun anda lihat di koran, majalah papan reklame luar ruang kejahatan bangsat riba (bunga) dipampang secara legal seolah tidak ada dosa (padahal ini yang merusak orang islam) tapi siapa yang mau perduli, they are all animal! mereka pemakan riba (bankir atau rentenir) menyebarkan dan mengkampanyekan riba tapi tidak terkena hukum (karean hukum adalah untuk pemilik modal) kitalah muslim yang menjadi sasaran hukum-hukum riba, pemerintah kita memang benar-benar tolol (pekak), sekali lagi kalian belum mau paham bahwa
DEMOKRASI ITU ADALAH PELAYANNYA (KACUNG) PERBANKAN. dengan melihat skema di atas pengertian bentuk negara ataupun nasionalisme tidak lebih hanya masalah label saja, meaningless and worthless. WE ARE THE SLAVE OF BANKING SISTEM. kalau anda marah membaca artikel saya, marahlah kepada diri anda kenapa tidak mau meninggalkan riba (taat kepada Allah dan rasulNya) dan mencampurkan cara hidup (muamalat) islam dengan yang bukan islam. saya sudah sampaikan ini lagi dan lagi dan kalian muslim sudah membaca dan mendengar ini.
hasbunallah wanimal wakil nimal mawla wanimal nasir!

