INYSA ALLAH PASAR MODAL-SAHAM AMBRUK
TEKNIK KUDETA PERBANKAN (konspirasi praktis)
MENKEU dan lembaga ekonomi serta pemerintahan kita ya basis berfikir dan bertindaknya adalah berdasarkan ilmu eknomi-riba, mereka yang ada disitu mungkin orang baik, mungkin omongnya baik, mungkin santun tapi apa? mereka pekak, ngga mau paham ini semua akibat permainan riba bukan ini dan itu, sumber masalah sosial dan pemerintahn kita muslim karena mengamalkan riba bunga dan uang kertas tak berharga terus menerus inilah sihir abad ini: uang kertas! (perbankan, kapitalis dan demokrasi) pasar saham..pasar apaan (inilah pasar riba) BEJ itu tempat judi yang dilegalisasi oleh negara (FISCAL STATE, seperti yang sudah dijelaskan pada diskurs dalam website ini) orang-orang ekonomi yang disebut pakar tanda kutip yang belajar ke pada tuan-tuan kafir barat ya tidak akan mengerti apa arti riba sampai mereka duduk bersama guru sejati yang mengerti ilmu dan amal islam.
seluruh bangunan muamalat muslim nusantara ini dibangun atas dasar ilmu dan amal riba, termasuk perangkat hukum dan pemerintahan kita adalah bagian dari sistem riba itu sendiri (perbankan, kapitalis dan demokrasi) dan semua orang tersihir oleh uang kertas (makan bunga, bunga bank, pasar saham, surat hutang…), saya katakan hanya segelintir orang yang mengerti apa riba dan implikasinya secara lahir dan batin dan muslim yang mau berubah saat ini, yang lain umumnya sibuk dengan berbagai alasan ilmiah tanda kutip mereka yang sebenarnya adalah bukti ketololannya
kita sebagai muslim tidak bisa hidup berlawanan dengan perintah Allah..berlawanan dengan undang-undang Allah dan rasulNya, berlawanan dengan Allah artinya kesengsaraan, kehancuran, dan Allah mengatakan di Alquran: orang-orang yang tidak mau meninggalkan riba akan diperangi oleh Allah dan rasulNya.
Shalat yang sebenarnya mencegah muslim dari perbuatan keji dan mungkar, perbuatan keji dan mungkar ini adalah tindakan kerjahatan riba (untuk lebih jelasnya silahkan lihat al-Muwatta dan tanya kepada Ulama sejati yang mempunyai juga ilmu sejati).
akibat riba ini terjadi ketidak-seimbangan sosial yang luar biasa (perceraian, stress, kerja berlebihan, harga barang tinggi nilai uang tidak ada, pelacuran, bayi dibuang, perselingkuhan dan segala kegilaan sosial yang anda lihat hari ini) akibat riba ini juga terjadi ketidak seimbangan alam yang luar biasa yaitu karena semua industri-industri monopoli-kapitistik digerakan oleh meminjam uang riba dari perbankan dan lembaga riba lainnya (pakai bunga) yang mengakibatkan produksi yang dilakukan bukan lagi untuk memenuhi keperluan masyarakat tapi produksi yang dilakukan untuk memenuhi pemabayaran bunga bank, sehingga akhirnya bahan mentah dari alam dikeruk sebelum waktunya untuk mebayar riba, limbah industri, sampah industri, sampah penduduk yang meningkat tajam, yang akhirnya merusak laut, hutan ditebang seenaknya, untuk kepentingan segelintir perut manusia serigala…inilah sebagian kejahatan riba yang dikatakan di Al-Quran, yang disampaikan oleh Shaykh Dr. Abdalqadir as-Sufi al-Murabit ad-Darqawi. tugas kita adalah mentaati aturan Allah dan mengikuti rasululllah salallahu alaihi wassalam. jihad jaman ini adalah memerangi (meninggalkan) riba.
shalat yang benar pasti akan membuat muslim mampu meninggalkan semua ilusi riba ini, ilusi demokrasi dan ilusi-ilusi dari semua ilmu yang tidak berdasarkan laila ha ilallah muahammad rasulullah! dan kita tidak memberikan alasan ini dan itu dalam meninggalkannya ketika para amir dan sultan memerintahkan taatlah kepada Allah dan rasulNya. shalat para arifin dan arif billah adalah dengan marifatullah!
tegakkan islam keseluruhan bukan hanya di dalam masjid tapi juga di luar masjid. bagaimana jalan kembalinya ini semua telah banyak di beritahukan di website sini, apa yang ada di website ini bukan tulisan tapi amal yang sedang dikerjakan oleh kita semua muslim hari ini, lalu di transmisikan lewat pertemuan-pertemuan dan perpisahan dan bertemu kembali. ad-dien al-muamalat! inilah perintahnya.
saya mengatakan ini kepada siapa? kepada orang-orang yang punya hati (yang hidup) kepada yang mau berubah (lebih baik) kepada lelaki dan wanita yang sangat cinta Allah dan rasulNya lebih dari dirinya dan keluarganya dan perniagaannya sehingga selalu bergetar jika di sebut nama yang agung ALLAH!, kepada orang yang telah mengaku dirinya kalah, kepada orang yang telah bersujud tanpa daya, kepada orang yang tidak bergantung kepada gelar atau jabatan atau ketenaran atau hartanya kepada orang yang tidak punya sandaran kepada apapun sekalipun juga terhadap dirinya, kepada orang yang telah mengaku dirinya bodoh, kepada orang yang telah mengaku dirinya faqir, kepada orang yang takut dan cinta kepada Allah dan mengikuti rasulNya dengan ikhlas yang tinggi…kepada orang-orang yang telah tidak lagi peduli kepada dirinya, perdagangannya dan keluarganya. hanya Allah Allah Allah yang ada di setiap keadaan (tawhid yang jernih). kita tidak ada! MasyaAllah lahawla wala quwatta ila billah.

April 7, 2008 at 6:49 am
Saya setuju 100% substansi tulisan ini. Namun biar gak dianggap berbohong tolong sebelum nulis kumpulkan data, cari berita yang valid dulu ; BEJ yang mana Bung ? Gak ada lagi BEJ. Sekarang adanya BEI (Bursa Efek Indonesia), gabungan antara BEJ (Bursa Efek Jakarta) dan BES (Bursa Efek Surabaya)
Sayang khan tulisan yang secara substansi bagus dan benar ini berkurang nilainya hanya karena Anda menyebutkan data yang tidak benar.
April 7, 2008 at 7:27 am
ya saya setuju juga dengan anda..ya betul memang BEJ sudah tidak ada, melebur menjadi BEI yang notabene substansinya sama saja, makan riba (tempat judinya saja jadi lebih besar…hehehe)
kalau soal data tentang uang kertas, valas silahkan cari saja bertebaran, mereka-mereka para pemain riba lebih tahu kok heheh dan lihat saja sekeliling kita, pemiskinan dan pembodohan masal itu sudah nyata didepan mata perlu data apa lagi bung :)…
silahkan saja cari buku-buku yang ada listnya pada site ini. silahkan juga lihat al-muwatta dari Imam Malik yang untuk membacanya perlu dibimbing ulama yang ngerti ushul fiqh, (jangan cari buku figh abad 19 kedepan, juga tidak bisa dijadikan referensi buku-buku fiqh kontemporer buatan yusuf qardawi dan para modernis)
terimakasih masukannya.
April 27, 2008 at 9:37 am
Saya sudah 4 tahun pasantren, sebelum mengambil kesimpulan bahwa pasar surat berharga (saham) haram, seharusnya anda telusuri dahulu detailnya,
tapi menurut saya usaha di saham bisa dibagi menjadi dua kelompok
1.kelompok halal (dimana tujuannya hanya menabung)dan membeli sahamnya bukan perusahaan yang bertentangan dengan hukum syara(agama Islam),
dan uang yang di belikan saham bukan untuk niat mempermainkan saham, jadi tergantung dari niat.
Islam itu mudah jangan di persukar, kita sebagai umat islam jangan sampai bodoh, ketinggalan dengan orang lain.Islam mengajarkan mencari rizki sebanyak2 banyaknya.
kalau dunia permodalan ekonomi akan terbawa imbasnya, apakah anda tidak kasihan terhadap orang-orang miskin harga pokok yang kian melambung.
2.kelompok haram (invest di perusahaan yang berlawanan dengan hukum syara),tidak mempunyai tujuan, mempermainkan/spekulasi
May 2, 2008 at 6:52 am
Assalamu alaykum
Mas Diyan
Yang membuat orang-orang tambah miskin setiap hari adalah RIBA, yang salah satu turunannya adalah uang kertas dan pasar modal. Yang namanya pasar saham dan valas mana ada yang tidak spekulasi? Ingat bahwa Perdagangan tidak sama dengan riba.
Silahkan lihat-lihat lagi kitab klasik dibawah abad 19 sebelum terjadi Reformasi Pembaruan Islam.